7 Alat Eksekusi Paling Mematikan di Dunia

0
106
Source : http://tobinstitute.org

Sejak zaman dahulu kala, seseorang yang di anggap sudah melakukan pelanggaran terberat akan di kenakan hukuman tersendiri berupa eksekusi mati. Saat ini, mungkin kita hanya mengetahui beberapa cara eksekusi seperti penembakan, suntik racun dan lain-lain. Akan tetapi, jauh sebelum itu, terdapat berbagai cara lain yang jauh lebih sadis dengan menggunakan 7 alat mematikan di bawah. Penasaran? Yuk langsung simak penjelasannya!

1. Guillotine

Source : http://www.darksideofhistory.com

Guillotine adalah sebuah alat pemancung yang terkenal pada masa Revolusi Prancis. Di namai menurut nama seseorang yaitu Joseph Ignace Guillotin, alat ini memiliki tujuan agar kriminal yang berada di dalamnya mengalami kematian dengan cepat dan lebih manusiawi.

Setelah tercipta, puluhan ribu orang telah di eksekusi menggunakan alat ini termasuk raja Prancis sendiri beserta istrinya yang bernama Louis XVI dan Marie Antoinette. Selain itu, meskipun penggunaan Guillotine sempat di izinkan, Prancis tidak lagi menggunakannya pada saat ini.

2. Sepatu Semen

Source : https://www.learning-history.com

Metode eksekusi melalui sepatu semen bukanlah hal yang tidak biasa lagi bagi para mafia di Amerika Serikat. Ketika orang-orang berbuat salah lalu mendapat putusan berupa hukuman mati dengan cara ini, kaki mereka akan segera di benamkan pada cairan semen.

Setelah cairan tersebut kering, mereka akan di lemparkan ke perairan tertentu dalam keadaan masih hidup. Nah, karena kakinya sudah di liputi oleh semen, mereka akan tenggelam dan susah untuk keluar kembali sehingga terpaksa meninggal di tempatnya masing-masing.

3. Mazzatello

Source : https://imgix.ranker.com

Mazzatello merupakan alat eksekusi yang menyerupai palu besar dan populer di abad ke-18. Kalau seseorang sudah memperoleh vonis hukuman mati dengan menggunakan Mazzatello, ia akan di giring ke tempat publik supaya dapat terlihat oleh orang banyak. Lalu, sang pengeksekusi akan mengangkat Mazzatello di tangannya dan memukul kepala tersangka.

4. Roda Catherine

Source : https://www.quora.com

Alat eksekusi yang juga dapat di panggil sebagai roda penghancur ini memang berbentuk seperti roda. Siapapun yang mengalami eksekusi di dalam roda tersebut akan mengalami rasa sakit yang luar biasa karena anggota-anggota tubuh mereka di siksa sedemikian rupa oleh roda itu sendiri dan juga pengeksekusi yang tidak jauh tempat berdirinya.

Jika ada orang yang masih hidup sekitar 3 hari atau lebih, hal itu akan di anggap sebagai anugerah dari Tuhan.

5. Bambu

Source : http://lilisim.com

Meskipun kelihatannya biasa saja, ternyata sebuah tumbuhan bernama bambu juga dapat di gunakan sebagai alat eksekusi bagi sebagian pihak lho. Kabarnya, cara eksekusi dengan menggunakan bambu familiar di benua Asia seperti Jepang dan Tiongkok.

Bagaimana cara mengeksekusi orang melalui bambu? Orang yang menjadi penjahat atau tersangkanya akan di ikat serta di dekatkan pada bambu yang masih kecil. Karena tumbuhnya cukup cepat, bambu akan menusuk tubuh orang tersebut secara pasti sehingga menyebabkan kematian cepat atau lambat.

6. Pedang

Source : https://www.jref.com

Apakah kalian mengetahui sebuah ritual bunuh diri asal Jepang yang bernama Seppuku atau Harakiri? Ya. Di masa lalu, para pejuang sekelas Samurai tidak akan segan-segan untuk melakukan ritual ini karena tidak ingin harga dirinya jatuh ke dalam tangan musuh atau karena mereka sudah melakukan pelanggaran yang berat.

Sebelum meninggal, pelaku dapat meminta bantuan kepada teman terdekatnya untuk memenggal kepalanya sementara ia berlutut lalu menusuk diri sendiri dengan menggunakan pedang kecil.

Bukan hanya Samurai atau laki-laki saja yang bisa melakukan ritual tersebut. Perempuan yang juga merupakan istri dari Samurai yang sudah di hukum mati juga bisa melakukannya dengan cara yang tidak jauh berbeda yaitu menusukkan diri ke sebuah pedang kecil.

7. Kayu Salib

Source : http://tobinstitute.org

Kayu salib bisa di katakan sebagai salah satu metode eksekusi paling kejam yang pernah di adakan oleh pihak kerajaan Romawi. Eksekusi tersebut bertujuan untuk mendatangkan rasa malu, kesakitan serta kematian perlahan bagi para pelaku. Biasanya, setelah seseorang yang mengalami vonis ini di siksa berkali-kali dengan cara pemukulan atau lainnya, ia akan di paksa untuk membawa salibnya sendiri menuju tempat kematiannya.

Setelah tiba di tempat yang tertuju, tangan dan kaki akan segera di pakukan dan semua pelaku bisa saja tergantung di kayu salib selama beberapa minggu.

 

Demikianlah penjelasan mengenai 7 alat eksekusi paling mematikan di dunia. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kalian semua!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here