5 Kejadian Paling Dramatis dalam Sepak Bola Tahun 2016

0
114

Sepak bola penuh dengan kejadian yang akan melekat di memori publik dalam waktu lama. Lima kejadian pada tahun 2016 ini hanya sedikit di antaranya…

#5 AS Roma vs Torino Francesco Totti
Masa Francesco Totti Bersama Roma akan berakhir setelah berbagai usaha untuk memperpanjang kontrak ditolak manajemen. Dalam suatu laga penghabisan, pemain berusia 39 tahun masuk pada menit 85 saat Roma tertinggal 1-2 dari Torino. Ia lalu mencetak 2 gol dalam 3 menit. Seisi stadion menangis haru, bahkan beberapa hari berikutnya di Santiago Bernabeu di Liga Champions, ia mendapat standing ovation.

#4 Real Madrid vs Atletico Madrid Final 2015/16
Musim yang berat bagi Real Madrid. Setelah gelar Liga terlihat menjauh, pelatih Rafael Benitez akhirnya tergusur. Namun kedatangan Zidane pada bulan Januari membawa perubahan besar dalam tubuh tim. Tim seakan menemukan jiwanya kembali. Bermula dari terancam nirgelar dalam dua musim beruntun, El Real menjadi juara Liga Champions secara dramatis setelah mengungguli rival sekota Atletico Madrid di laga final.

#3 Leicester City 205/16 Premier League
Kisah Cinderella terbaik sepanjang sejarah Liga Inggris. Mengangkangi klub-klub tradisional, mereka sangat konsisten dan memenangi hampir semua laga besar. Riyad Mahrez dan Jamie Vardy tampil solid sebagai pasangan emas sepanjang musim. Leicester menjuarai liga yang sangat glamor dengan skuad yang musim sebelumnya terancam degradasi.

#2 Chile Juara Copa America 2016
Dalam gelaran yang khusus diselenggarakan guna memperingati seabad Copa America, Chile tampil dengan skuad yang praktis sama dengan edisi tahun sebelumnya. Di bawah asuhan pelatih Juan Antonio Pizzi, mereka akhirnya menjuarai Copa dengan mengalahkan Argentina di babak final melalui adu penalti. Momen ini direkam publik terutama karena Lionel Messi menangis sesudah tendangan 12 pas-nya melambung tinggi.

#1 Portugal Juara Euro 2016
Tiada seorang pun yang memperkirakan Portugal akan menembus semifinal. Mereka pun lolos ke fase gugur hanya karena peraturan peringkat tiga terbaik. Di babak 16 besar dan 8 besar, mereka cuma lolos lewat babak ekstra. Pertandingan final yang digadang-gadang akan dimenangi Perancis, nyatanya mampu ditaklukkan oleh Portugal, lagi-lagi lewat babak ekstra. Cristiano Ronaldo pun mengangkat trofi pertamanya di tim nasional, meski cedera di awal laga final.

Mungkinkah ada momen lain yang justru ada di benak Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here