5 Contoh Mengapa Anda Tidak Boleh Membuat Messi Marah

0
115

Lionel Messi punya segudang senjata untuk membuat lawan bertekuk lutut. Meski mendapat halang rintang dalam bentuk apa pun, ia akan selalu menemukan celah dalam tubuh tim lawan. Berikut lima hal yang seharusnya tak Anda lakukan ke Messi…

# Manuel Neuer Berucap “Akan Kutunjukkan Siapa Bosnya”
Manuel Neuer sedang berada dalam tahun terbaiknya dengan menjadi juara Liga Jerman di level klub dan juara Piala Dunia bersama tim nasional. Ia mampu menghentikan tembakan banyak lawan kaliber dunia, termasuk Lionel Messi di final Piala Dunia 2014. “Aku menaruh hormat pada Messi, tetapi penting untuk menunjukkan kemampuan saat bertanding dan menunjukkan padanya siapa bosnya,” umbar Neuer jelang semifinal Liga Champions 2014/15 antara Bayern Munich dan Barcelona. Pada akhirnya, Messi-lah yang menunjukkan siapa bos sebenarnya. Ia mencetak dua gol, termasuk menjungkalkan Jerome Boateng, untuk membawa Barcelona ke final dan mendaki tangga juara.

# Pepe Menginjak Kaki Messi, Sentuhan Berikutnya Berbuah Assist
Real Madrid berhasil mematikan gerak gerik Lionel Messi dalam perempat final Copa del Rey 2011/12. Messi banyak menerima pelanggaran di sepanjang laga, termasuk “kekasaran ekstra” dari Pepe berupa injakan ke tangannya saat ia terjatuh sesudah dilanggar. Entah ada hubungannya atau tidak, segera setelah Messi bangkit, ia mengirim umpan terobosan ke Eric Abidal, yang kemudian mampu diselesaikan bek kiri tersebut untuk membobol Iker Casillas. Pertandingan berakhir 2-1 untuk kemenangan Messi dan kawan-kawan

# Leonardo Ponzio (Zaragoza) Mengasari Messi, Direspon Trigol
Kompatriot Messi dari Argentina, Leonardo Ponzio, banyak mengasari Messi di sepanjang laga lanjutan Liga Spanyol 2009/10. Tekel-tekel yang banyak di antaranya terlihat sengaja diarahkan ke kaki Messi (bukan bola) tersebut akhirnya dibalas Messi dengan caranya sendiri. Ia mencetak gol solo yang mirip dalam dua kali kesempatan di menit 5 dan 66 sebelum melengkapinya dengan aksi menusuk dari sayap kanan di menit 78.

# Mikel Balenziaga (Bilbao) Me-marking Messi Terus Menerus, Dibalas Dua Gol
“Rencananya adalah mengawalnya sepanjang laga, tetapi walaupun dia kutempel terus menerus, dia tetap membuktikan betapa spesialnya dirinya. Dia tak terhentikan,” aku Balenziaga sesudah pertandingan Copa Del Rey 2015. Messi terhitung menaklukkan pertahanan rapat Athletic Bilbao yang dilatih Ernesto Valverde dua kali, termasuk gol solo dari tengah lapangan yang dalam prosesnya mengibuli Balenziaga.

# Real Madrid Mengasari Messi sampai Gigi Lepas, Dibobol Pada Menit Terakhir
Lionel Messi tak akan pernah dibiarkan bergerak bebas oleh para pemain Real Madrid, tetapi sang messiah selalu punya kejutan. Dalam lanjutan Liga Spanyol 2016/17 yang diwarnai kartu merah untuk Real Madrid, seperti biasa, Messi mendapat pengawalan ketat dan banyak kekasaran. Gigi Messi pun sempat jadi korbannya, yang membuat ia harus berdarah-darah dalam suatu momen. Namun tentu saja, Messi tetap mampu mencetak gol, yang secara dramatis terjadi pada menit 93 untuk memberi tripoin bagi Barcelona.

Tak salah bila beberapa kaum menganggap Messi sebagai Tuhan. Contoh-contoh di atas mungkin belum terlalu mencolok dibandingkan dengan banyak aksi epik lainnya di laga-laga besar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here