3 Pertandingan yang Tidak Akan Dilupakan Dunia

0
133

Sepak bola selalu menyajikan keseruan, ketegangan, serta kejayaan. Beberapa pertandingan berikut mungkin akan diingat oleh memori Anda berkat intensitas dan kejutan yang dihadirkannya…

1. Perancis vs Portugal – Final Euro 2016

Portugal, meskipun diperkuat pemain terbaik dunia Cristiano Ronaldo, diremehkan sebelum laga final ini. Mereka lolos grup hanya karena peraturan baru UEFA yang meloloskan peringkat tiga terbaik, dan lagipula, mereka gagal menang meyakinkan di fase gugur melawan Kroasia dan Polandia. Di sisi sebaliknya, Perancis yang bertindak sebagai tuan rumah amat diunggulkan. Menjuarai grup, lolos ke Final dengan mengalahkan juara dunia Jerman. Di laga final, semesta mendukung Les Bleus. Cristiano Ronaldo menangis meminta diganti pada menit 8 karena cedera. Di sepanjang pertandingan, anak asuh Didier Deschamps memberondong gawang Portugal yang dijaga Rui Patricio. Tak dinyana, usaha tanpa henti Perancis dihancurkan oleh sepakan mendatar Eder di menit 109. Perancis mengakhiri gelaran dengan nestapa.

2. Brasil vs Jerman – Semifinal Piala Dunia 2014

Baik Brasil maupun Jerman mengawali laga empat besar ini dengan status tak terkalahkan sepanjang turnamen. Tim tuan rumah percaya diri mampu menggondol gelar di tanah sendiri. Di luar dugaan, apa yang diharapkan menjadi pesta tampak berubah jadi rumah duka hanya dalam kurun setengah jam. Jerman menggelontor gawang Julio Cesar lima kali melalui Thomas Mueller, Miroslav Klose, Toni Kroos (dua kali), dan Sami Khedira. Hingga akhir pertandingan, Socceroos hanya mampu membalas lewat kaki Oscar di menit terakhir, sementara Jerman menambah keunggulan berkat usaha Andre Schurrle. Skor 1-7 dianggap sebagai kekalahan paling memalukan Brasil sepanjang sejarah, mengulang duka yang sama di Maracana tahun 1950 saat dipermalukan Uruguay 0-1 di final Piala Dunia.

3. Barcelona vs Paris Saint-Germain – Perempat final Liga Champions 2016/17

Sebelum laga ini, Liga Champions mencatat belum pernah ada tim yang mampu membalikkan ketertinggalan empat bola. Barca memang tertinggal 0-4 di leg pertama. Misi mustahil di laga ini diawali Luis Suarez secara kilat di menit 3. Hingga sepuluh menit terakhir, kedudukan masih 3-1, yang berarti Barca akan tersingkir karena kalah agregat. Dasar Blaugrana, tiga gol yang dibutuhkan muncul secara berturut-turut pada menit 81, 91, dan 95 melalui Neymar (dua gol) dan Sergi Roberto. Camp Nou meledak, suporter tak mau ke luar stadion untuk berterima kasih pada pemain atas kemenangan spektakuler ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here