10 Rekan Setim yang Bermusuhan

0
112

Sebuah tim seharusnya dibentuk dari kesatuan pemain yang saling memahami satu sama lain. Akan tetapi, sepuluh contoh di bawah ini malah membuktikan sebaliknya. Berikut 10 permusuhan yang pernah terjadi dalam sebuah tim versi Starting Eleven…

# Wayne Rooney & Cristiano Ronaldo

Pada 2006, Rooney dan Ronaldo sedang berstatus pemain muda kesayangan Alex Ferguson yang disiapkan jadi legenda di Manchester United. Akan tetapi, hubungan keduanya memanas setelah terlibat keributan di perempat final Piala Dunia 2006 saat Inggris menghadapi Portugal. Dalam suatu momen perebutan bola, Rooney tak sengaja menginjak Ricardo Carvalho. Rekan-rekan Carvalho yang dipimpin Ronaldo memprotes wasit, menginginkan Wazza dikartu merah. Skuad Portugal mendapatkan apa yang diinginkannya, dan Ronaldo berkedip ke bangku cadangan timnya.

# Wesley Sneijder & Timnas Belanda

Karier Wesley Sneijder di Timnas Belanda memang cukup cemerlang. Ia mengantarkan De Oranje ke final Piala Dunia 2010. Namun, ia sempat berselisih dengan rekan senegara. Ia mengejek kiper cadangan Piet Velthuizen dengan mengatakan gaji 300 ribu Euro yang ia dapatkan setara dengan gajinya sebulan. Di Euro 2008, ia juga berdebat dengan Robin van Persie tentang siapa yang seharusnya mengambil bola mati, kemudian mengkritiknya di depan publik.

# Robert Lewandowski & Jakub Blaszczykowski

Dua bintang terbesar Polandia yang pernah menjalin karier bersama di Borussia Dortmund. Ada sumber yang mengatakan keduanya berselisih sejak di Dortmund karena perbedaan paham politik. Problem ini meluas saat pada 2013 Lewi mengemban ban kapten Polandia saat Kuba cedera. Ketika Kuba telah sembuh, Lewi menegaskan tak akan menyerahkan ban kaptennya. Kuba, yang berposisi sebagai sayap kanan, mengatakan sakit hati dengan keputusan penyingkirannya dari timnas.

# Kulit Hitam di Timnas Belanda

Setelah tersingkir dari Euro 1996 dari Perancis, muncul isu keretakan dalam tubuh timnas Belanda yang berakar dari masalah rasis. Pemain-pemain kulit hitam seperti Edgar Davids, Clarence Seedorf, Patrick Kluivert, Michael Reiziger, dan Winston Bogarde, yang semuanya berkostum Ajax, dikabarkan berselisih dengan anggot skuad berkulit putih yang dipimpin kapten Danny Blind.

# Charlton Bersaudara

Legenda Manchester United Bobby Charlton yang selamat dari Kecelakaan Munich 1958 tersebut memiliki problem akut dengan saudaranya, Jack. Bobby, sang adik, tidak terima atas tindak-tanduk sang kakak yang mengatai istrinya di koran. Keduanya memang bertemu di tim nasional, tapi tak merasa perlu berdamai, bahkan mereka tak saling mengunjungi saat natal.

# John Fashanu & Lawrie Sanchez

Meski keduanya sama-sama menjadi anggota Wimbledon yang menjuarai Piala FA 1998 dengan mengejutkan, sudah menjadi rahasia umum bahwa John Fashanu dan Lawrie Sanchez saling bermusuhan. Fashanu bahkan menghajar Sanchez dengan sebuah tendangan “yang akan menjatuhkan seekor kuda”. Ketika ditanya apa dia punya penyesalan, Fashanu menjawab, “Tidak menghajar Sanchez lebih awal.”

# Wayne Bridge & John Terry

Tabiat buruk John Terry dalam memperlakukan setimnya memang kelewatan. Kapten Chelsea tersebut diketahui meniduri Vanessa Perroncel, istri rekan setimnya di lini pertahanan, Wayne Bridge. Hubungan gelap ini berakibat dilepasnya ban kapten dari Terry di timnas Inggris, dan ketika Bridge bertandang ke Stamford Bridge dua tahun kemudian, ia menolak menyalami Terry.

# Terry & Cole v Anton & Rio

John Terry dan Ashley Cole merupakan rekan di Chelsea dan timnas Inggris, yang kadang berjumpa Rio Ferdinand di timnas Inggris. Masalah mulai muncul saat Terry melakukan hinaan rasis pada Anton Ferdinand, adik Rio. Rio kemudian menolak bersalaman dengan Terry saat keduanya berhadapan di level klub, dan memutuskan pertemanan dengan Cole ketika sang bek kiri membela Terry di pengadilan.

# Kolo Toure & William Gallas

Kolo Toure menghormati William Gallas, yang lebih tua empat tahun dibanding dirinya. Namun, Toure menyebut Gallas “terlalu memanfaatkan senioritas” dalam dua tahun terakhirnya di Arsenal. Keduanya sampai tak saling berbicara di sesi latihan, bahkan dalam pertandingan. Toure memutuskan harus pergi dari London Utara demi kebaikan tim.

# Lee Bowyer & Kieron Dyer

Rekan setim seharusnya saling menyokong di lapangan, tapi tak demikian yang terjadi antara Lee Bowyer dan Kieron Dyer. Dua rekan setim itu berkelahi di lapangan saat Newcastle, tim mereka saat itu, kalah dari Aston Villa pada 2005. Keduanya mendapat kartu merah dari wasit, dan dilaporkan telah meminta maaf pada pelatih Graeme Souness.

Beberapa di antara mereka ada yang sudah berbaikan, tapi ada pula yang masih memelihara permusuhan. Baiknya, kita sebagai suporter tak perlu memanas-manasi kehidupan atlet, termasuk berkomentar negatif di media sosial.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here