10 Penampilan Heroik Kiper yang Akan Diingat Selamanya

0
119

Penjaga gawang dianggap sebagai palang pintu terakhir yang bisa mempengaruhi performa tim secara keseluruhan. Di antara banyak kiper hebat dunia, berikut 10 pertandingan yang dianggap sebagai puncak performa kiper-kiper kelas dunia…

#10 Gianluigi Buffon vs Jerman: Semifinal Piala Dunia 2006

Kiper legendaris Italia sedang berada di usia emas kala skuad Italia di bawah asuhan Marcelo Lippi menjuarai Piala Dunia 2006. Buffon yang kala itu berusia 28 tahun memainkan peran penting dalam perjalanan Gli Azzuri mencapai tangga juara. Nirbobolnya gawang Italia dari gempuran tuan rumah Jerman selama 120 menit di laga final terbukti menjadi laga kunci Italia mencaplok titel juara dunia.

#9 Jerzy Dudek vs AC Milan: Final Liga Champions 2004/05

Meski kebobolan tiga gol, peran Jerzy Dudek dalam kemenangan Liverpool di final Liga Champions 2005 tidak bisa dipandang sebelah mata. Dudek melakukan serangkaian penyelamatn guna menjaga asa The Reds yang sempat tertinggal tiga gol di babak pertama. Kiper Polandia ini kemudian menjadi penentu gelar juara Liverpool berkat aksi ciamiknya saat laga berlanjut ke adu penalti.

#8 Marc-Andre Ter Stegen vs Bayern Munich: Semifinal Liga Champions 2014/15

Marc-Andre Ter Stegen menjalani musim pertama bersama Barcelona dengan realita ia cuma menjadi kiper utama di ajang Liga Champions. Kesempatan ini tidak dilewatkan Ter Stegen. Ia tampil mempesona di sepanjang turnamen, termasuk saat menahan gempuran Bayern Munich di leg kedua di babak semi final. Ia kemudian mengantarkan Blaugrana hingga ke tangga juara.

#7 Iker Casillas vs Liverpool: 16 Besar Liga Champions 2008/09

Iker Casillas merupakan bintang dalam kekalahan yang melanjutkan tren buruk Real Madrid di Liga Champions kala itu. Meski tampil sangat bagus dengan menghentikan banyak peluang emas The Reds, Los Merengues tetap harus mengakhiri laga dengan pilu sebab agregat skor menunjukkan angka 4-0 dan mereka harus tersingkir di fase gugur. Casillas kemudian memenangi Piala Eropa dan Piala Dunia bersama timnas Spanyol.

#6 David de Gea vs Everton: Liga Inggris 2014/15

David de Gea setidaknya membuat tiga penyelamatan penting guna memastikan tiga poin bagi Manchester United. Setelah menepis tendangan penalti Leighton Baines, ia membuat publik Old Trafford memujanya berkat dua penyelamatan hebatnya di akhir laga dari Leon Osman dan Bryan Oviedo. Ia diganjar Man of The Match setelah melakukan beberapa aksi yang krusial mempengaruhi skor akhir.

#5 Guilermo Ochoa vs Brasil: Fase Grup Piala Dunia 2014

Kiper kribo asal Meksiko membuat frustasi para pemain Brasil berkat penampilan apiknya dalam laga fase grup Piala Dunia 2014. Ia memblok tendangan jarak dekat Neymar dan sundulan bebas Thiago Silva. Aksi spektakuler dan ketenangannya dalam menghadapi berbagai ancaman pemain Brasil membuat Meksiko mampu memaksakan hasil kacamata di laga tersebut.

#4 Iker Casillas vs Sevilla: Liga Spanyol 2008/09

Penampilan Iker Casillas di Ramon Sanchez Pizjuan layak mendapat apresiasi. Santo Iker yang menjaga gawang Los Blancos membuat serangkaian penyelamatan yang membuat tuan rumah terhenyak. Kiper yang saat itu berusia 28 tahun tersebut sekali lagi membuktikan sebagai kiper terbaik pada masanya. Berkat penampila konsistennya bersama Madrid, ia didaulat menjadi penjaga gawang utama sekaligus kapten timnas Spanyol.

#3 Joe Hart vs Barcelona: 16 Besar Liga Champions 2014/2015

Kiper andalan timnas Inggris mencegah juara Liga Inggris dipermalukan oleh Barcelona. Ia total membuat 10 penyelamatan yang sayangnya gagal meloloskan Manchester City ke babak berikutnya. Saat itu, Hart memang masih menjadi pilihan utama di bawah asuhan Manuel Pellegrini. City kalah secara agregat pada musim yang akhirnya dimenangkan Barcelona tersebut.

#2 Manuel Neuer vs Manchester United: Semifinal Liga Champions 2010/11

Tim kejutan Schalke yang mencapai fase semifinal sedikit banyak terpengaruh oleh kiper muda mereka, Manuel Neuer. Meskipun sudah menjadi andalan timnas Jerman sejak Piala Dunia 2010, ia baru mencuri perhatian sepak bola Eropa dalam penampilannya di semifinal Liga Champions 2010/11. Ia kemudian memenangi kepindahannya ke klub raksasa Bayern Munich di akhir musim, dan menahbiskan diri sebagai salah satu kiper terbaik dunia hingga saat ini.

#1 Tim Howard vs Amerika Serikat: 16 Besar Piala Dunia 2014

Pemegang rekor penyelamatan terbanyak di piala dunia dipegang oleh kiper plontos Amerika Serikat pada 16 besar Piala Dunia 2014. Menghadapi deretan pemain bintang Belgia, kiper yang saat itu bermain untuk Everton itu melakukan total 15 penyelamatan. Sayangnya, aksi heroiknya tersebut belum mampu meloloskan negaranya ke babak berikutnya. Ia disambut layaknya pahlawan Amerika saat kepulangannya ke kampung halaman.

Sebagian dari kiper di atas sudah gantung sarung tangan, sebagian berada di usia emas, dan sebagiannya lagi masih akan kita saksikan beberapa tahun mendatang. Kita tidak perlu khawatir akan kehilangan stok kiper berkualitas karena nama-nama di atas, akan menelurkan pesaing dan penerus…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here