10 Momen Rasisme yang Paling Memilukan di Dunia Sepakbola

0
183

Kecintaan akan sebuah tim sepakbola memang merupakan suatu hal yang sudah mendarah daging. Hal ini memang benar benar terjadi baik di kalangan pemain atau pun supporter. Tidak jarang mereka melakukan suatu hal yang tidak seharusnya seperti perilaku rasis demi menunjukkan kecintaannya kepada tim. Untuk kamu football lovers yang belum mengetahui, berikut 10 momen rasisme yang paling memilukan di dunia sepakbola.

1. Dani Alves

Ini adalah momen ketika Dani Alves hendak melakukan tendangan sudut di laga melawan Villareal pada 2014. Karena kulitnya yang gelap, ada seorang fans yang melemparinya dengan pisang. Seperti yang diketahui, pisang ini merupakan makanan khas yang sering dimakan oleh Monyet. Tetapi, Alves bertindak dingin dengan memakan pisang itu.

2. Anton Ferdinand

Orang yang sempat mendapatkan perilaku rasisme selanjutnya adalah Anton Ferdinand yang merupakan adik dari legenda Manchester United Rio Ferdinand. Bukan dari supporter, hinaan ini justru didapatkannya dari pemain. Yang membuat kejadian ini sangat mengejutkan adalah orang yang melakukan perilaku rasisme ini. ternyata, orang yang melakukannya adalah sosok legenda Chelsea yaitu John Terry.

3. Patrice Evra

Sama seperti pemai sebelumnya, Evra juga mendapatkan hinaan dari sesama pemain. Orang yang melakukan perilaku rasisme ini adalah pemain yang saat ini membela Barcelona yaitu Luis Suarez. Karena kejadian ini, sang striker didenda 40 ribu pounds dan mendapatkan larangan tampil sebanyak 8 laga.

4. Everton Luiz

Penghinaan rasial juga didapatkan oleh Everton Luiz yang merupakan gelandang bertahan Partizan Belgrade. Ketika bermain melawan Rad Beograd, ia mendapatkan penghinaan sepanjang laga yang menyamakannya dengan monyet. Yang jadi memilukan adalah ketika Everton menangis karena kejadian ini.

5. Souleymane Silla

Ini merupakan perilaku rasisme yang dilakukan antar supporter. Ketika itu, Silla yang merupakan warga Prancis hendak pulang menggunakan Metro. Tetapi yang jadi masalah, disana ada banyak fans Chelsea yang sedang hangat hangatnya membicarakan pertandingan timnya melawan PSG. Silla pun mendapatkan perlakuan rasis dengan tidak diperbolehkan menaiki Metro tersebut.

6. Antonio Rudiger

Kejadian ini terjadi di derby roma yang mempertemukan AS Roma dengan Lazio. Senad Lulic yang merupakan pemain Lazio menyamakan Rudiger yang berkulit hitam dengan penjual kaus kaki di stuttgart. Karena kejadian ini, Lulic pun mendapatkan hukuman denda sebesar 10 ribu euro dan larangan bermain selama 20 hari.

7. Peter Odemwingie

Kejadian rasisme juga pernah dirasakan Peter Odemwingie yang sempat berkarier di Indonesia. ketika itu, Odemwingie memutuskan untuk pindah dari klub Rusia Lokomotiv Moscow ke klub Inggris West Bromwich Albion. Yang jadi masalah, fans Lokomotiv malah membentangkan spanduk bertuliskan “Thanks West Brom” dengan gambar pisang di dalamnya yang merupakan makanan monyet.

8. Therry Henry

Tidak secara langsung, perilaku rasisme dirasakan oleh Thierry Henry jelang laga persahabatan antara Spanyol dan Prancis pada tahun 2005. Orang yang melakukan perbuatan rasisme ini adalah pelatih Spanyol sendiri yaitu Luis Aragones. Ketika itu, Aragones sedang memotivasi pemainnya yaitu Jose Antonio Reyes di sesi latihan. Ketika itu, Aragones memotivasi pemainnya ini untuk mengalahkan Henry dengan sebutan si negro.

9. Gervinho

Korban rasisme selanjutnya adalah pemain Roma yaitu Gervinho. Di pertandingan tandang melawan Feyenoord, Gervinho yang merupakan pemain keturunan pantai gading mendapatkan perilaku yang memilukan. Seorang fans feyenoord melemparkan sebuah pisang raksasa (walaupun bukan pisang asli) yang merupakan makanan kesukaan monyet ke dalam lapangan.

10. Kevin-Prince Boateng

Perlakuan yang tidak seharusnya ini terjadi di laga persahabatan antara AC Milan melawan tim lega pro 2 yaitu Pro Patria pada tahun 2013. Ketika itu, Boateng mendapatkan hinaan dari fans Patria. Sikan dingin pun langsung ditunjukkan Boateng dengan melakukan aksi walk out dari lapangan.

 

Duh duh duh… sepak bola harusnya menjunjung tinggi sportifitas ya football lovers and say no to racism. Terus dukung starting eleven dengan cara klik like and sharenya, biar lebih semangat membuat konten-konten sepak bola yang lebih keren.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here