10 Kiper Terbaik Sepanjang Sejarah Premier League

0
25

Sejak menggantikan format lama Liga Inggris pada 1992, Premier League telah berkembang menjadi liga paling prestisius di dunia. Di dalamnya, pemain-pemain salng bertarung untuk menjadi yang terbaik, termasuk posisi kiper. Sejak era David Seaman hingga Jordan Pickford, siapakah kiranya yang bisa disebut sebagai kiper terbaik?

10. Neville Southall

Meski sudah memasuk usia senja saat Premier League diluncurkan pada 1992, masa keemasan Big Nev bisa dibilang baru tiba saat liga prestisius tersebut dimulai. Dan mengingat Everton, klub yang dibelanya saat itu, belum sebagus sekarang, itu artinya ia menjadi penyelamat The Toffees lolos dari degradasi selama beberapa tahun. Catatan terbaiknya mungkin pada 1994 saat ia mencetak rekor cleansheet terlama dengan mencatat 735 menit tanpa kebobolan.

9. Joe Hart

Meski tak sanggup memenuhi tuntutan Pep Guardiola untuk jadi kiper modern masa kini, Joe Hart pernah diakui sebagai kiper terbaik Inggris. Mulai tampil solid saat menjalani masa peminjaman di Birmingham, Hart lalu sukses menjadi bagian dari skuad Manchester City yang memenangi dua gelar Liga di bawah asuhan Roberto Mancini dan Manuel Pellegrini. Setelah tersingkir dari tim Guardiola dan menjalani pengasingan tak sukses di Torino dan West Ham, ia kini terlihat menemukan performanya kembali saat bergabung di Burnley.

8. David James

David James memang tak bergelimang gelar seperti kiper-kiper lain di daftar ini, tetapi ia mampu tampil di divisi ini hingga menjelang kepala empat. Ia total bermain dalam 572 laga bersama lima klub berbeda (Liverpool, Manchester City, Aston Villa, West Ham, dan Portsmouth) serta memenangi 53 caps bersama timnas Inggris. Catatan 169 cleansheet-nya pernah menjadi rekor tersendiri, sebelum dipecahkan oleh Petr Cech pada musim lalu.

7. Brad Friedel

Sebagai penjaga gawang, tak aneh jika performa terbaik mulai muncul setelah melewati usia 30. Brad Friedel melakukannya sejak dilepas Liverpool pada 2000. Performa puncaknya bahkan bisa dibilang muncul saat membela Tottenham, yang ia perkuat mulai usia 40 tahun. Yang paling menarik dari Friedel ialah, ia saat ini masih memegang rekor sebagai penampil beruntun terpanjang di Premier League dengan 310 penampilan, yang merentang hingga delapan musim bersama tiga klub berbeda (Blacburn, Aston Villa, dan Tottenham).

6. Shay Given

Kiper kelahiran 1976 merupakan bagian dari Newcastle kala menjadi kuda hitam di era Sir Bobby Robson hingga masa krisis di era Joe Kinnear. Setelah lebih dari sedekade tampil konsisten di St. James Park, ia jadi kiper utama yang mengawali rezim minyak Manchester City sebelum diteruskan Joe Hart dan Ederson. Semenjak tersingkir di City, Given mencoba peruntungan di Aston Villa dan Stoke City walau hanya jadi pelapis.

5. Edwin Van der Sar

Sir Alex Ferguson mengakui bahwa ia seharusnya merekrut Van der Sar tepat setelah Peter Schmeichel pergi pada 1999. Namun, ia melewatkan kesempatan itu dan baru mendatangkan The Flying Dutchman pada 2005 saat usianya sudah 35 tahun. Kala itu, kiper jangkung tersebut sudah empat musim membela Fulham. Kiper Belanda tersebut pada akhirnya mengakhiri karier di Manchester United pada 2011 dengan berkalung medali Liga Inggris dan trofi Liga Champions.

4. David de Gea

Jika anda berpikir Manchester United setelah era Sir Alex sungguh busuk, maka bayangkan United tanpa David de Gea. Sejak tiba pada 2011 sebagai pengganti langsung Van der Sar, de Gea secara perlahan mendapat pengakuan dari seluruh dunia. Saking berbakatnya, ada kisah bahwa Fergie pernah absen melatih hanya karena dua hal, pertama saat menghadiri pernikahan putranya, dan kedua saat memantau De Gea secara langsung.

3. David Seaman

Dengan tubuh tinggi besar, kumis lebat, dan rambut terkuncir, sulit membayangkan David Seaman akan melakukan kesalahan di masa-masa terbaiknya bersama Arsenal. Ia memang brilian, terlebih dengan aura kepeimpinannya di kotak penalti. Ia merupakan kiper Arsenal saat Arsene Wenger mulai menanamkan pengaruhnya di tanah Britania. Tak heran bila ia dijuluki “Safe Hands”.

2. Petr Cech

Tatkala didatangkan Chelsea pada 2004 saat masih berusia 22 tahun, Petr Cech segera membuktikan ia tak mudah dibobol oleh lawan mana pun. Ia dianggap sebagai satu-satunya kiper yang performanya mampu disejajarkan dengan legenda raksasa Peter Schmeichel. Setelah hampir selama 15 tahun berkarier di Premier League, ia tercatat masih memegang rekor cleansheet terbanyak, yakni 202 laga.

1. Peter Schmeichel

Sebuah benteng dalam hal fisik maupun secara personal. Peter Schmeichel merupakan kiper Manchester United selama delapan tahun hingga memutuskan mencari tantangan baru pada 1999 seusai memenangi treble. Untuk mengetahui seberapa besar arti kehadirannya di Old Trafford, kita cukup mencari tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan United untuk mendatangkan penggantinya: enam tahun hingga Van der Sar datang.

Adakah yang sudah menonton klip semua kiper di atas? atau bahkan ada yang sudah “melek bola” sejak era Neville Southall? Kalau ada, itu sangat luar biasa…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here