10 Hattrick Penyelamatan Penalti Oleh Kiper

0
134

Menjaga sebuah kotak berukuran 7×2,4 meter bukan perkara mudah. Terkadang, beberapa penjaga gawang tidak kuat mental dan melakukan blunder yang merugikan tim. Namun bagi 10 kiper ini, menyucikan gawang terasa sangat mudah, termasuk saat menghadapi tendangan 12 pas…

#10 Adam Bogdan – Liverpool vs Carlisle
Kiper yang didatangkan Liverpool dari Bolton Wanderers ini membikin sensasi di musim pertamanya. Saat menjalani debut di babak keempat Piala Liga 2014/15, ia mementahkan tiga penalti pemain Carlisle United di babak adu penalti. Karier kiper yang didatangkan secara gratis tersebut praktis mandek setelah Liverpool merekrut Loris Karius dan Allison Becker.

#9 Jean-Francois Gillet – Mechelen vs Anderlecht
Kiper senior Belgia menjalani musim peminjaman di klub medioker Belgia, Mechelen. Dalam sebuah pertandingan lanjutan Liga Belgia 2015/16 melawan raksasa Anderlecht, kiper yang lama mentas di Italia tersebut sanggup menepis tiga penalti di waktu normal. Karier Gillet sendiri meredup setelah tersangkut kasus pengaturan skor saat masih memperkuat Bari.

#8 Adam Federici – Bournemouth vs Preston
Dalam karier nomaden Adam Federici di Liga Inggris, ia sempat memperkuat Bournemouth. Di klub ini, ia tercatat pernah melakukan tiga penyelamatan penalti di Piala Liga 2015/16 saat melawan Preston North-End di babak tos-tosan. Tiga save ini dilakukan atas penalti yang mengarah ke sudut yang sama. Bournemouth lolos ke babak berikutnya berkat aksi Federici.

#7 Cammy Bell – Dundee United vs Dunfermline
Kiper Dundee United Cammy Bell membuat tiga penyelamatan penalti dalam 23 menit dalam lanjutan Liga Skotlandia 2016/17. Mantan kiper Rangers itu menyelamatkan penalti di menit 9, 28, dan 32. Aksi super ini berkontribusi memberikan tiga poin bagi Dundee, yang memenangi laga dengan skor 3-1.

#6 Augustin Orion – Boca Juniors vs Nacional
Kiper Argentina menunjukkan performa gemilang saat Boca Juniors menaklukkan Nacional di Copa Libertadores 2016 di babak adu penalti. Ia memblok tiga penalti pemain Nacional dan membawa timnya lolos ke babak berikutnya.

#5 Pepe Reina – Liverpool vs West Ham
Pepe Reina mengawali musim di Liverpool dengan cukup berwarna. Di final Piala FA 2005/06, ia melakukan tiga penyelamatan penalti di babak tos-tosan. Duel melawan West Ham tersebut sebenarnya berlangsung buruk bagi sang kiper karena kecerobohannya mampu membuat The Hammers membobolnya sebanyak tiga gol. Pada akhirnya Liverpool berhak membawa pulang trofi Piala Fa tersebut.

#4 Willy Caballero – Liverpool vs Manchester City
Kiper plontos asal Argentina sempat menjadi serep di Manchester City. Akan tetapi, kematangannya mampu membuatnya tenang saat menghadapi adu penalti di final Piala Liga 2015/16. Meski jarang bermain, ia tetap mampu mementahkan tendangan penalti pemain Liverpool dan menggondol titel Piala Liga.

#3 Carlos Arias – Oriente Petrolero vs Universitario
Universitario mendapat tiga kali kesempatan penalti tetapi ketiganya tak pernah berhasil membobol Oriente Petrolero. Kiper Petrolero David Arias mengagalkan tendangan pertama dan kedua, yang diputuskan tidak sah oleh wasit karena menganggap sang kiper bergerak secara ilegal sebelum peluit ditiup. Pada tendangan ketiga, Arias tak roboh mental, ia tetap mampu menyelematkan gawangnya.

#2 Edwin Van der Sar – Manchester United vs Chelsea
Ajang Community Shield 2007 menjadi panggung kehebatan Edwin Van der Sar. Berusia 37 tahun, ia sudah kenyang pengalaman menghadapi laga besar jenis apa pun. Tatkala pertandingan pembuka musim ini harus melangkah ke babak adu penalti, ia mampu mementahkan tendangan Claudio Pizarro, Frank Lampard, dan Shaun Wright-Philipps dari kubu Chelsea.

#1 Ciaran Kelly – Sligo Rovers vs Shamrock Rovers (4 penalti)
Pertandingan final Piala Irlandia yang mempertemukan Sligo Rovers dan Shamrock Rovers harus dilanjutkan ke babak adu penalti. Kiper senior Ciaran Kelly yang berdiri di bawah mistar Sligo tampil mengejutkan dengan mementahkan semua tendangan penalty Shamrock. Empat tendangan penalti yang tertepis itu membuat Sligo menjadi kampiun Piala Irlandia.

Menjadi pahlawan tidak melulu dilakukan dengan menjebol gawang lawan.  Bila melihat peran penjaga gawang di atas, melindungi gawang dari gempuran lawan bisa dikatakan pekerjaan yang amat mulia…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here