10 Bintang Dunia yang Paling Sering Berpindah Klub

0
6

Sepak bola adalah tentang mencari kesuksesan. Bila untuk mencarinya perlu untuk berpindah klub, maka pemain akan senang melakukannya. Namun, bagaimana bila sang pemain terlalu sering berpindah klub? Berikut sepuluh pemain top yang paling sering berpindah klub…

Zlatan Ibrahimovic (9 klub)

Barangkali menjadi pemain dengan profil terbesar dalam daftar ini. Postur terbesar, dan ego terbesar juga. Ia berkeliling Eropa memperkuat klub-klub besar seperti Ajax, Juventus, Inter Milan, Barcelona, Milan, PSG, Manchester United, hingga LA Galaxy.

Felipe Melo (11 klub)

Melo dua tahun lebih muda tetapi memperkuat dua klub lebih banyak daripada Ibrahimovic. Mengawali karier di klub-klub lokal, ia berkelana ke Eropa guna mencari peruntungan di Racing Santander, Almeria, Fiorentina, Juventus, Galatasaray, dan Inter Milan.

Pablo Osvaldo (12 klub)

Dengan usia 32 tahun, Pablo Osvaldo sebenarnya menjadi pemain termuda dalam daftar ini. Namun, setelah melanglang buana bersama 12 klub berbeda di Amerika Latin dan Eropa, ia memilih pensiun pada 2016 dalam usia 30, dengan alasan ingin fokus berkarier di bidang musik.

Nicolas Anelka (12 klub)

Inilah pemain yang mungkin terlintas pertama kali saat membahas pemain nomaden. CV Nicolas Anelka dipenuhi catatan-catatan bermain di klub-klub besar dunia. Striker botak tersebut pernah memperkuat klub-klub seperti PSG, Arsenal, Real Madrid, Chelsea, Juventus, hingga berakhir di Mumbai City.

Samuel Eto’o (13 klub)

Menjadi satu-satunya pemain yang menjuarai Liga Champions berturut-turut dengan dua klub berbeda, Samuel Eto’o diingat pendukung Barcelona dan Inter Mlan sebagai striker buas. Di luar dua klub besar tersebut, ia pernah memperkuat Real Madrid, Chelsea, Everton, dan beberapa klub antah berantah yang membuat daftarnya menjadi 13 klub.

Cristian Vieri (13 klub)

Kariernya yang paling diingat mungkin saat bermain di Inter Milan, yang kemudian dilanjutkan dengan petualangan di beberapa klub Italia, Spanyol, dan Perancis. Nerazzuri terbilang beruntung pernah enam musim dibela Vieri, yang rata-rata cuma semusim berdomisili di satu klub.

Yakubu (14 klub)

Pernah menjadi andalan Everton semasa dilatih David Moyes, Aiyegbeni Yakubu memang dikenal lebih banyak memperkuat klub-klub medioker Inggris. Pemain dengan 57 caps bersama Timnas Nigeria tersebut juga mengakhiri karier di divisi bawah Inggris, yakni Coventry City pada 2017 lalu.

Alessandro Diamanti (14 klub)

Berada di usia yang sama dengan Felipe Melo, trequartista asal Italia sudah memperkuat tiga klub lebih banyak daripada gelandang bertahan Brasil tersebut. Kariernya terentang dari Inggris di Utara hingga Tiongkok di Timur. Ia kini kembali ke klub lamanya Livorno.

Rivaldo (14 kali)

Mantan pemenang Ballon d’Or tersebut memang bersinar selama lima musim memperkuat Barcelona. Namun ia mungkin lebih diingat sebagai pemain yang doyan berpindah klub. Hingga usia 43 tahun, ia berpindah klub hingga 14 kali, di enam negara di empat benua.

Luca Toni (15 klub)

Luca Toni bisa dibilang merupakan pemain yang telat merekah. Dia praktis baru benar-benar mencuri perhatian di Palermo, klubnya yang kedelapan. Musim bagus di Fiorentina yang diikuti penampilan memukau bersama Italia di Piala Dunia 2006 sanggup membawa Toni ke Bayern Munich, sebelum berpindah ke Roma, Juventus, Genoa, hingga Verona ketika pensiun.

Catatan karier mereka mungkin berbeda dengan pemain-pemain one club sepert Paolo Maldini atau Carles Puyol. Akan tetapi, bukan berarti mereka telah mengotori olahraga ini. Sepak bola tambah menarik dengan aktivitas loncat klub mereka…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here